Bali, 12 Juni 2025 – UPA Perpustakaan UPN Veteran Jawa Timur resmi menjalin kerja sama dengan UPT Perpustakaan Udayana melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang dilaksanakan pada Jumat, 12 Juni 2025. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antarperpustakaan perguruan tinggi guna meningkatkan kualitas layanan, pengelolaan informasi, serta pengembangan sumber daya manusia di bidang perpustakaan.
Kedatangan rombongan UPA Perpustakaan UPN Veteran Jawa Timur disambut hangat oleh Kepala UPT Perpustakaan Udayana, I Gede Arda, S.TP., M.Sc., Ph.D., beserta jajaran pustakawan dan staf perpustakaan. Dalam kegiatan tersebut, Kepala UPA Perpustakaan UPN Veteran Jawa Timur, Dr. Dewi Khrisna Sawitri, S.S., S.Psi., M.Si., CHRM, hadir bersama pustakawan Amalia Hani Fauziyah dan Abdul Rusy.
Penandatanganan PKS ini mencakup berbagai ruang lingkup kerja sama yang berfokus pada pengembangan dan pembinaan sumber daya manusia di bidang perpustakaan. Selain itu, kedua institusi sepakat untuk memperluas pemanfaatan koleksi melalui program tukar-menukar koleksi digital atau silang layan, yang meliputi akses terhadap e-library, repository, serta berbagai sumber daya digital terbuka (open digital resources) yang dimiliki oleh UPN Veteran Jawa Timur.

Kerja sama juga mencakup penyelenggaraan pertemuan ilmiah, publikasi ilmiah, serta pelaksanaan berbagai kegiatan promosi perpustakaan yang bertujuan meningkatkan pemanfaatan layanan dan sumber informasi oleh sivitas akademika.
Dalam suasana diskusi yang berlangsung produktif, kedua belah pihak membahas berbagai peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan di masa mendatang. Melalui kerja sama ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara UPA Perpustakaan UPN Veteran Jawa Timur dan UPT Perpustakaan Udayana dalam mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Kerja sama ini diharapkan mampu meningkatkan kolaborasi layanan perpustakaan, memperkuat pengelolaan informasi, serta membuka peluang pengembangan inovasi layanan yang memberikan manfaat bagi sivitas akademika kedua perguruan tinggi. Dengan semangat kolaborasi dan berbagi pengetahuan, kedua institusi berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan perpustakaan yang adaptif, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna di era digital.


